
London - Di tengah maraknya isu diving yang dilakukan pesepakbola asing, Roberto Di Matteo mengingatkan Eden Harzard untuk tidak mengikuti tren buruk tersebut. Hazard diminta lebih tangguh di lapangan.
Dengan pergerakan gesit dan kecepatannya, Hazard jadi sasaran tekel pemain lawan. Alhasil, di bulan pertama memperkuat Chesea, dia berhasil menghasilkan tiga hadiah penalti buat The Blues.
Namun sejak saat itu pesepakbola asal Belgia itu tak pernah lagi dapat penalti. Termasuk saat dirinya dilanggar di dalam kotak ketika Chelsea menundukkan Norwich City dengan skor telak 4-1 akhir pekan kemarin. Di Matteo khawatir wasit sudah terlanjut mencap Hazard sebagai pemain yang kerap diving, yang membuatnya akan sulit dapat tendangan bebas atau penalti meski ketika benar-benar dilanggar.
Atas alasan itulah Di Matteo meminta pemainnya tersebut untuk tidak melakukan diving. Hazard juga diminta untuk lebih tangguh di atas lapangan sehingga tak mudah terjatuh.
"Tiga penalti yang dia dapat di pekan-pekan awal adalah jelas penalti. Tapi ada beberapa kejadian lain saat dia (Hazard) tidak mendapat penalti jadi saya tak mau wasit memiliki prasangka padanya," ungkap Di Matteo di Skysports.
"Jika itu pelanggaran maka itu adalah pelanggaran. Kadang keputusan wasit tepat, kadang salah. Saya tidak akan menuduh pemain saya terlalu mudah jatuh. Itu budaya yang berbeda. Di Inggris Anda harus punya segalanya untuk tetap berdiri di atas kaki Anda," lanjutnya.
Diving kembali tengah menjadi isu hangat di Premier League, dengan yang paling menjadi pemberitaan soal Luis Suarez dan Livepool. Kubu The Reds dan manajer Brendan Rodgers menuding wasit telah apriori dengan menganggap striker Uruguay itu sebagai diver, yang membuatnya sering tidak dapat pelanggaran meski sesungguhnya telah dikasari lawan.
Sementara beberapa hari lalu Sir Alex Ferguson menyebut kalau pemain asing memang punya kecenderungan lebih besar dibanding pemain lokal untuk melakukan diving.
No comments:
Post a Comment